Indahnya dunia ini seperti viNo yang selalu ceria di kala rasa suka maupun rasa duka muncul tiba-tiba tanpa sepengetahuan kita. Jauh-jauh dari desa merantau ke kota metropolitan hanya ingin merasakan pahit dan manisnya hidup ini. Semangad hidup ini menjadikan vino hidup dengan "Indahnya Dunia"...
Muhammad Jusuf Kalla memang tokoh yang membumi. Ketika berkunjung ke Universitas Paramadina Jumat (22 Januari) lalu, tiba-tiba sang mantan wakil presiden itu minta diantar ke kantin mahasiswa. Usai solat Jumat di Aula Paramadina, Kalla — yang belakangan menjadi Ketua PMI — dipersilakan meninjau kampus yang berlokasi hanya sekitar 10 menit jalan kaki dari kantor pusat PMI di Jalan Gatot Subroto itu. Kalla pun setuju.
Tapi manajemen Paramadina yang mendampinginya sempat bingung ketika mendengar JK ingin mampir ke kantin mahasiswa. “Masa’ mantan Wakil Presiden makan di kantin mahasiswa?” kata salah seorang dari mereka. Tapi Anies Baswedan yang menjadi Rektor di Paramadina tidak kaget. Ia sudah paham gaya JK. “Biasa, beliau memang orang yang sederhana, straigh forward dan membumi,” kata Anies. Maka Sang Rektor dan para deputy-nya pun menemani JK makan ayam panggang di lantai dua kantin. Mereka ngobrol sampai lebih dari sejam, mengenai berbagai soal, mulai dari urusan pendidikan, PMI dan guyonan politik. Ada yang serius, tapi banyak juga bahan guyonan yang membuat semua ikut tertawa bersama.
Paramadina Young Researcher 2009/2010 merupakan pertama kalinya Paramadina merangkul mahasiswanya untuk menjadi peneliti muda yang memiliki intelegensi tinggi dan ketertarikan dalam dunia penelitian. Aku sangat tertarik dengan penelitian, dimana sesuai dengan resolusi 2010 aku ingin giat melakukan penelitian. Aku mengikuti seluruh kegiatan Paramadina Young Researcher 2009/2010 dengan rasa semangat. Kapan lagi aku bisa melakukan penelitian hehe. Aku banyak baanget belajar dari PYR ini, dimana aku mengetahui tentang kuantitatif, kualitatif, statistika dan semua tentang penelitian.
Hingga akhirnya aku pun mengirimkan sebuah proposal yang sangat sederhana, dan jujur aja bisa membuat proposal saja aku sudah sangat bangga, setidaknya aku bisa belajar bagaimana tahap penelitian itu hingga penelitian secara real dilakukan. Hari ini aku akan presentasi tentang proposal aku. Judul Penelitianku “Penggunaan Internet Secara Sehat di Kalangan Akademisi Universitas Paramadina”, semoga saja lolos. Tapi tidak lolos pun tidak apa-apa, aku sudah banyak belajar dari PYR. Tapi akan terus mencoba untuk melakukan penelitian. Karena menjadi peneliti sebenarnya mengasyikkan, dan semua di sekitar kita itu bisa menjadi subjek penelitian.
Bagi kamu yang belum pernah terjun ke dunia penelitian seperti aku, aku saranin untuk belajar. Soalnya penelitian itu asyik lo, akan ada rasa puas tersendiri apabila kita meneliti sesuatu. Apalagi kalau penelitian kita bisa memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Itu merupakan sebuah achievment yang tinggi. Jangan pernah takut untuk meneliti yaa teman, Go Peneliti muda!!!
– Paramadina Young Researcher, awal yang tepat menjadi Researcher yang handal… –
Sabtu, 16 Januari 2010 menjadi hari yang tak pernah aku lupain. Terbangun dari tempat tidur dan bergegas mandi untuk persiapan acara diving dan dinner bareng Nadine Chandrawinata, itu awal ceritanya. Tetap seperti biasa aku selalu rempong dengan ini itu. Padahal hari itu, semua anak kost pada sibuk mau pulang kampung soalnya ujian sudah selesai. Ku panggil tukang ojek untuk mengantarku hingga jalan raya Buncit, trus ku beli tiket Busway jurusan detikcom dan jalaaan hehe. Aku sampai di detikcom kira-kira jam 11.15 an lah. Trus sesuai dengan perintah mas Karel aku tunggu aja di lantai dua. Cukup lama aku menunggu akhirnya dateng Tina, salah seorang pemenang Nadz Blog Contest. Bicara kesana kemari akhirnya nyambung juga sembari menunggu tim dari Blogdetik. Akhirnya kumpul juga dehh semua personil <jiaaah kayak band aja>, “Pak ayooo kita ke Sea World” dan gooo hehe.
Perjalanan yang lumayan jauh dari detikcom ke sea world, tapi lancar soalnya hari sabtu. Akhirnya sampai juga di Ancol sekitar jam setengah dua. Berhubung nunggu Nadine yang dateng jam 2, kayaknya perut semua personil pada keroncongan. Dilihat di seberang sana terlihat McDonals kecil yang siap diserbu oleh kita. Makan siang di tepi pantai dengan angin yang begitu kencang membuatku selalu merapikan poni hahaha. Udah kenyang, saatnya cau ke Sea World, tau aja Nadine udah dateng. Tapi sampai disana ternyata belum dateng, jadi nunggu dulu deh di Food Court Sea World. “Hai”, sapaan Nadine kepada kita pertanda Nadine udah dateng <ya iya lahh masa suara tanpa wujud hehe>. Kesan pertama bertemu dengan Nadine “Cantik dan Tinggi”, Dia udah prepare banged buat diving soalnya dia bawa sendiri peralatan diving nya. Kemudian berbincang-bincang sejenak sembari Nadine makan makanan kecil.
Saat ini aku bisa kuliah karena ada Paramadina Fellowship, sungguh mulia para donor untuk program Paramadina Fellowship. Salah satunya adalah PT Newmont Pasific Nusantara yang saat ini menjadi donor aku. Thanks a lot to my donor. Tak ada para donor, aku mungkin ga bisa ngelanjutin kuliah dan merasakan indahnya bangku kuliah seperti saat ini. Kadang aku berfikir, “ini mimpi atau kenyataan?” sesuatu yang tak pernah aku kira sebelumnya. Aku yakin yang menjadi donor untuk Program Paramadina Fellowship adalah orang-orang yang peduli akan pendidikan anak bangsa.
Tak pernah aku lupa akan jasa donor Paramadina Fellowship. Kemudian timbul rasa keinginanku kelak jika aku sudah sukses adalah menjadi donor untuk program kampusku ini. Aku sekarang masih meniti langkah karena ada donor yang membantuku. Tetapi kelak, aku ingin membantu anak-anak bangsa yang ingin seperti aku merasakan bangku kuliah dengan menjadi donor Paramadina Fellowship. Sebenernya mimpi besarku adalah bisa membangun institut pendidikan dan memdirikan program yang sama seperti Paramadina Fellowship. Aku bangga bisa kuliah di Paramadina, kampus yang membuatku bisa berkespresi. Aku yakin 10-20 tahun ke depan, Paramadina bisa menjadi Universitas terbaik di Indonesia. Swasta atau negeri tidaklah menjadi tolak ukur. Sekarang saatnya aku mengukir kisah klasik untuk masa depan di Paramadina. 10-20 tahun ke depan, tunggu aku menjadi donor Paramadina Fellowship. Amien
Rasa deg-degan, cemas, dan gelisah akibat ujian akhir semester akhirnya udah legaa. Ujian yang berlangsung selama dua minggu itu sudah kulalui dengan semaksimal mungkin. Tinggal menunggu hasil yang belum jelas, aku hanya bisa pasrah dan berdoa menunggu nilai keluar. Aku berharap semuanya bagus, amien. Saatnya berbenah diri mempersiapkan liburan dua minggu di kampung halaman Purwokerto. Udah hampir setengah tahun aku ga pulang ke Purwokerto, kini saatnya waktu yang tepat. Tapi tunggu dulu masih ada beberapa schedule yang harus aku selesain di Jakarta.
Ngomong-ngomong ujian, aku mau cerita banyak tentang ujian yang begitu spektakuler dan bervariasi tiap dosen. Tapi sejauh ini seru banget njalaninya. Soalnya klo aku selalu dibawa enjoy aja bro haha. Ujian pertama dimulai dengan mata kuliah Web Programming, seet dahh klo ujian ini aku sekalian olahraga tangan, soalnya jawabannya sampai 2 kerta folio. Pokoknya bener-bener olahraga deh, bisa-bisa kram (lebay hehe). Tapi, alhamdulillah lancar di hari pertama. Habis itu beranjak deh ke hari kedua, SO Linux yang lumayan gampang tapi lumayan susah juga, soalnya sistemnya open segala, jadi asyik dehh sistem ini. Hanya 3 soal tapi cukup melelahkan mencari di google nya hehe. Dan alhamdulillah juga lancar, bahkan nilai langsung dibagi hari esoknya. yaa lumayan cepet jugaa lah. 2 hari setelah itu break buat istirahat menanti hari Jumat untuk ujian Pemrograman 3. Nahh dosen favoritku, namanya Pak Harry, pasti selalu ada kejutan saat ujian, sampai-sampai aku ternganga melihat soalnya. Sebenernya simple, tapi saat itu aku bete banget soalnya vinci ngambek dan komputer lab ga connect internet, padahal perintah dari soal harus terhubung ke google. Yasutralah, gapapa hadapi dengan senyuman dan nilainya lumayan lahh bisa buat beli bakso tapii jaman dulu hehe. more…
Paramadina kembali membuka peluang bagi kalian yang mau ngelanjutin pendidikan S1 di Paramadina free 100%. Paramadina Fellowship 2010 merupakan program Paramadina Fellowship untuk yang ke-3 kalinya. Aku sebagai penerima Paramadina Fellowship 2008 hanya ingin berbagi info ke kalian semua yang ingin merasakan indahnya bangku kuliah. Kalian bisa download formulirnya dari sekarang –> download disini <–.
Paramadina kali ini menyediakan 100 kursi terbaik untuk putra putri terbaik Indonesia, untuk info tentang Pendaftaran Paramadina Fellowsip 2010 kalian bisa mengakses website Universitas Paramadina –> Informasi Paramadina Fellowship 2010 <–
Ayo, aku tunggu kalian semua di Universitas Paramadina, semangad!!!
Tahun 2009 sudah ditutup, saatnya buka lembaran baru di tahun 2010. Tidak terasa waktu begitu cepat, dan usiaku juga semakin bertambah. Di tahun 2010 ini aku punya banyak harapan yang ingin sekali terwujud. Berharap bolee lah, sebagai motivasi aku di tahun 2010. Aku mau list harapan-harapan ku di tahun 2010 :
Pertahanin IP aku.
Buat paspor trus jalan-jalan ke Singapore, soalnya aku pengin liat Nanyang Technology University (NTU), impianku nanti bisa lanjutin S2 ke NTU.
Punya Cewek, aku bosan dengan masa jomblo, pengin ada yang sayang dan manjain aku hehe
Sukses jadi Duta Paramadina, makin eksis aja laaahh… more…
Sebenarnya lomba Nadz Hope Blogging Contest ini aku ikut cuman iseng-iseng, soalnya pas banged dengan cerita aku itu, klo mau baca : http://cwonarsiz.blogdetik.com/2009/12/12/pantai-ancol-mengobati-kejenuhanku/ tapi aku senang akhirnya bisa menang hehe, terus hadiahnya lumayan lagi HP Samsung Corby ma dinner plus diving bareng Nadine Chandrawinata,, wahh seruu bgd ga sihh,, so pasti lah,, tapi nanti tunggu dulu tgl 16… semoga lancar.. nanti aku ceritain dehh, aku mau ucapin makasih buat teman2 trus d’blogger yang udah pada comment di blog ku yg ituuu terutama postinganku itu,, tanpa kalian mungkin hampa tulisanku hehe,, pokoknya thanks bgd deh… jadi buat kalian d’blogger jangan pnah berhenti menulis yaa berbagi pengalaman dan cerita ke orang lain tuh mengasyikkan apalagi mpe dapat hadiah hihi,
Meet these 14 special people! Para mahasiswa ini berhasil terpilih jadi “Duta Paramadina”. Sama kayak duta sebuah negara, mereka ini nantinya akan mewakili universitasnya di setiap event dan gigs. Ke-14 teman kita ini kreatif, inovatif, berpikiran maju dan selalu melangkah dengan smart. Mereka senang menulis, melukis, menari, pidato, taekwondo, dan ada juga yang pintar masak lho! Sama kayak kita-kita, mereka juga doyan gaul, internetan, chatting atau ber-Facebook ria, tapi mereka selalu semangat untuk belajar, serta caring and helping others. Soalnya pedoman mereka adalah: “Achieve, Care and Contribute”.
Gaul Abizzz, tapi berprestasi, peduli dan berkontribusi! Nah, pingin tau lebih banyak tentang mereka atau tentang kuliah mereka? Para “Duta” ini siap membantu kok! more…
Comment baru