Liburan kelam akibat penyakit cacar yang melandaku

Sungguh liburan yang sangat pahit semester ini, setelah dua hari aku bersenang-senang dengan durian di kota Wonosobo semuanya berubah keadaan 360 derajad. Senin (25 Januari 2010), Kondisiku mulai panas dingin, aku tak pernah terbayangkan sebelumnya akan penyakit cacar. Meskipun dua minggu yang lalu, temen satu kostku terkena. Aku pun cuek dengan kondisi itu. Senin itu aku berencana melakukan presentasi ke sekolah-sekolah untuk melakukan promosi Paramadina yang menjadi salah satu kewajibanku sebagai duta Paramadina. Rasa kangenku dengan almamaterku terobati, tapi itu pun dengan kondisiku tidak enak badan. Aku hanya berfikir “Halaaah itu paling karena demam biasa”. Setelah presentasi usai, niatku yang ingin melanjutkan jalan-jalan pupus sudah. Aku menuju pulang dengan angkot hijau secepatnya, karena badanku sudah tidak bisa ditolerir. Aku terkulai lemas di rumah.

Satu bintik berisi air tumbuh di dadaku, aku pikir itu hanya gatal kecil akibat keringat saja. Tapi akibat hal kecil itu, malam harinya aku terserang demam sangat tinggi. Rasanya selimut tiga tidak cukup untuk menutupi tubuhku yang sebesar ini. Huuuft sungguh malang nasibku malam itu, serasa di kutub utara hehe. Keesokanharinya bintik itu muncul lagi di tangan. Tersirat di pikiranku akan adanya cacar, tapi itu cuman sekedar negatif thingking saja. Aku mencoba untuk tenang pagi itu. Tapi kondisiku yang panas dingin ga jelas itu memaksaku harus pergi ke dokter. Sorenya aku diantar oleh bapake dengan si apel ke dokter yang tak jauh dari kediamanku. “Pretepetepetepet…”, itu lah bunyi si apel, vespa kesayangan bapake. Vespa itulah yang selalu menjemputku saat masa-masa putih abu-abu.

“Saudara Wirawan, sepertinya kamu terkena cacar”, kata dokter. Sontak aku lemas mendengar dokter memvonisku cacar. “huuuuh perasaanku tentang negatif thingking itu ternyata benar”, gumamku dalam hati. Yasudahlah setiap sakit pasti ada obatnya. Dokter menyarankan kepadaku banyak hal, mungkin bisa membantu kamu yang terkena cacar :

  1. Harus mandi agar badan tetap bersih, jauh dari kotoran. Selain itu menghindari cairan yang keluar menular ke kulit yang lain. Kalau bisa mandi dengan sabun antiseptik seperti dettol dan lainnya,
  2. Makan telor dan susu sebagai sumber protein, karena badan kita akan lemas dan panas dingin seperti demam selama awal cacar. Selain itu susu dan telor bisa membantu mengeluarkan cacar semuanya. Karena akan berkaibat bahaya apabila cacar keluar di dalam tubuh yang mengakibatkan penyakit tipes.
  3. Hindari kontak dengan orang lain apalagi balita, karena cacar sangat menular bagi yang belum pernah mengalami cacar. Bila perlu pake masker, karena melalui berbicara saja bisa menular.
  4. Gunting kuku kamu yang panjang-panjang, jangan sampai dipelihara. Hal ini harus dilakukakn khusunya saat gatal akibat cacar muncul. Pasti inginnya menggaruk, dan sebenarnya hal itu tidak baik. Selain cacar akan pecah, melalui tangan bekas garukan itu yang mengakibatkan cacar merabah ke kulit yang lain di tubuh kita.
  5. Sebisa mungkin di beri bedak pada cacar, agar selalu kering cacar itu. Karena apabila basah, sungguh rasa gatal akan muncul tak terhankan.
  6. Minum obat secara teratur, dan jangan lupa habiskan antibiotik agar tubuh kita kebal dari cacar.

Itulah beberapa saran dari dokter, rasanya pemeriksaan sore itu terasa mendengar khotbah dari pemuka agama hehe. Tapi itu semua penting lo, buktinya aku bisa sembuh dengan cepat. Pulang dari dokter, aku makan telor banyak sesuai saran dokter dan minum segelas susu cokelat yang dibuat oleh mamake.

Paginya, aku teriak “Oh tidaaaaak, ini aapaaaaa??”, mukaku, badanku semuanya serasa ada benjolan. Itulah cacar, emang benar kata dokter, telor dan susu bisa membuat cacar kita keluar semuanya. Aku rasakan pagi itu, di kepalaku pegel, badanku merah-merah. Sungguh tak terkira sebelumnya kondisi seperti ini. Hari-hari kulalui dengan tidur dan rasa gatal selalu menghampiriku. Kucoba tahan rasa gatal itu, sampai-sampai tanganku aku pakaikan sarung tangan agar jangan sampai menggaruk muka dan badanku. Aku paksakan mandi setiap hari sesuai saran dokter, setiap kali mandi aku takut dengan diriku sendiri. Apalagi melihat mukaku yang berubah 90 derajad lebih buruk hiks hiks hiks. Rasanya aku ingin menangis, ku basuh tubuhku dengan sangat pelan, jangan sampai satu cacarpun tergores atau pecah. Waktu mandiku sungguh lama sekali, “Maafkan aku ya sudah nunggu bagi yang mau mandi hehe”. Setelah mandi, mamake dan bapake sangat care dengan aku, mereka merawatku sangat telaten. Aku di beri salep, di bedakin dan disuapin hehe. Tak apalah dimanja dikit selama sakit, meskipun aku selalu dimanja oleh mamake hehe.

Terima kasih mamake dan bapake yang sudah merawatku hingga aku harus balik ke Jakarta, masa liburku harus ngaret. Aku bolos 2 hari akibat cacar ini, “Maafkan aku Pak Dika, Pak Diki, Pak Hulu dan Pak Keni, aku ga bisa ikut kelas pertama kalian karena aku belum pulih sepenuhnya”. Kemudian aku berfikir, aku tidak boleh terlalu lama meninggalkan kuliahku. Hingga aku putuskan selasa malam, 2 Februari 2010 aku harus balik ke Jakarta. Aku sudah kangen dengan masa kuliah. Hingga selasa malam itu, obat-obat yang menyebalkan akhirnya habis. “Alhamdulillah”, dalam hatiku berkata. Aku diantar oleh bapake dengan si apel. Makasih bapake, aku pasti sembuh nanti di Jakarta. Dan selasa itu menutup liburanku semester ini yang sangat kelam akibat penyakit cacar yang melandaku, tapi aku selalu bersyukur ke Allah. Ini semua ujian dan harus dilewati, Thanks my God.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
9 Responses
  1. hooxen says:

    hehehe____mas numpang obral obrol

    iy mas cacar mang kayak gtu abis panas dingin trus muncul bintik2 trus kemudia bopeng dh______________it kt’e cz q lum pnah ngrasain c___________hehehehe

  2. iyaaa c bener bgd, tapi ga bopeng kok kalo ga digaruk bekas, pokoknya sampai pada jatuh sendiri aja, pasti aman hehe, tapi lega soalnya cacar kan sekali seumur hidup hehe, kamu belum pernah ya? hati-hati ya, jaga kondisi kesehatan, pokoknya kekebalamn tubuh bisa menolak segala macam penyakit kok hehe…

  3. I loved your blog theme! Did you develop it yourself or is it downloadalbe from somehwere?

  4. permana says:

    untung kena nya pas libur we kan bisa dirawat sama ortu mu tercinta…we gaya bahasanya gw suka bgt deh…bener2 realistis dan bener2 lucu…lo berbakat bikin cerita lucu deh we..terus diasah ya…hehehe

  5. iya bener bgd untung pas liburan jadi ada yg ngrawat…
    ohh ya?? makasihh riki,, jadi tersunjing… ok deh aku asah pake asahan biar tajem,,, hehehe

  6. indyshindy says:

    hahahah terharu!!! ckckckck

  7. iya makasihhh… hiks hiks hiks…

  8. sarah silaen says:

    aku lg cacar ni ,
    kmu kmrn mpe kena k mulut bagian dlm gak ?

  9. iya itu bagian paling sakit,, tapi klo itu udah sembuh pasti cacarnya udah mau sembuh,, itu soalnya induknya cacar hehe… cepet sembuh ya…

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>