Archive for the Category »Djarum Black Blog Competition Vol.2 «

Berbagi tips lolos Paramadina Fellowship 2010

Paramadina Fellowship sudah hampir masuk ke angkatan ke-3. Sebagai mahasiswa Paramadina Fellowship 2008 yang menjadi angkatan pertama, aku hanya ingin berbagi berbagai macam tips dari awal hingga interview nanti. Semoga bisa membantu kalian yang masih bingung dengan Paramadina Fellowship, Tips-tips nya sebenarnya sederhana tapi harus diperhatikan dan dipersiapkan dari awal :

  1. Kamu harus serius dari awal, percaya bahwa Paramadina meruapakan pintu gerbang menuju cita-citamu.
  2. Hal yang penting pertama kali adalah persiapkan berkas formulir se sempurna mungkin, buatlah tim panel menjadi tertarik dengan isi formulir kamu,, tentunya banyak hal yang menjadi isi form kamu. Ada prestasi akademik terutama di fotocopy raport, mintalah surat keterangan kalau kamu memang benar-benar berprestasi di kelas, kalo bisa fotocopy raport dilegalisir agar terlihat resmi. Kemudian prestasi non-akademik, banyak hal yang harus kamu isi sesuai dengan prestasi yang pernah kamu raih, saranku lebih baik seimbang antara akademik dan non akademik. Lampirkan semua bukti prestasi akademik maupuun non akademik bisa berupa sertifikat fotocopy, jangan pernah memalsukan sertifikat. Kemudian bagian surat rekomendasi, kamu harus benar-benar meminta surat rekomendasi kepada orang yang benar2 bisa merekomendasikanmu menjadi Paramadina Fellowship. Penilaian dari surat rekomendasi ternyata juga dipertimbangkan lo, jadi jangan salah pilih orang ya. Kemudian bagian yang terakhir yang menjadi poin penilaian adalah Essay, di form kaliah terdapat 2 buah essay yang harus ditulis tangan. Jangan diketik, usahakan rapi menulisnya sehingga tim panel dengan mudah membacanya. Nilai plus buat kalian apabila menggunakan Bahasa Inggris, tapi Indonesia pun asalkan berbobot juga gapa, waktu form aku juga menggunakan Bahasa Indonesia. more…
Semakin eskis di dunia Penelitan

Proposal penelitian Paramadina Young Researcher (PYR) aku sudah disetujui, kini tinggal aku melakukan penelitian. Aku semakin bersemangat ketika mendapatkan penawaran penelitian selanjutnya dari Ibu Retno, Ketua Program Studi Teknik informatika Univ. Paramadina. PYR saja aku belum memulainya, kini bertambah satu penelitian lagi, sepertinya aku lagi hobby sekali mengikuti penelitian. Penelitian kali ini berbeda dengan apa yang aku teliti di PYR, kini aku ditawari menjadi project peneliti (peneliti bagian project) dimana aku membuat sebuah aplikasi sederhana untuk disebarkan ke pengguna. Sehingga dari situ kita mengetahui tingkat kepuasan akan aplikasi yang kita buat.

Tawaran yang menggiurkan dan tidak mungkin aku menolaknya. Semakin banyak penelitian aku bisa belajar banyak dari situ. Penelitian kali ini sebenarnya semacam membuat aplikasi berbasis web menggunakan PHP dan Mysql. Aku sangat senang dengan PHP dan Mysql, sepertinya aku sudah menemukan kemana aku akan konsentrasi. Semoga penelitian ini terealisasi dan aku bisa belajar banyak melalui Bu Retno sebagai peneliti utama.

more…

SK Asdos sudah keluar

Dag… Dig… Dug… deeeeeer… Aku dipercaya lagi untuk menjadi asisten dosen untuk semester ini. Sungguh pengalaman yang berharga yang aku dapatkan dari semester lalu akan ku dapatkan lagi di semester ini. Cita-citaku meskipun tidak tercapai menjadi seorang guru yang bisa membagi ilmunya ke anak didik dan turut serta membangun Indonesia terbalaskan dengan menjadi asisten dosen. Akan tetapi aku bersyukur bisa membagikan ilmuku untuk teman-teman, meskipun aku juga masih belajar.

Kamis, 18 Februari 2010. Hari itu semua asisten dosen dikumpulkan untuk diberi arahan dari HRD sekaligus pembagian Surat Keputusan (SK) dari pihak Universitas. Wah senangnya aku bisa menjadi asisten dosen lagi. Kali ini aku menjadi asistensi untuk mata kuliah Algoritma dan Pemograman II (Java) dan Praktikum Struktur Data (C++). Berbeda dengan dulu, aku bisa mengajar dari berbagai jurusan karena mata kuliah yang semester lalu yaitu Pengantar Teknologi Informasi dan Algoritma dan Pemograman I (C++). Sedangkan semester ini, aku hanya mengajar untuk Jurusan Teknik Informatika saja.

more…

Buavita mengantarku ke Snowbay

Aku pernah bilang bahwa aku benci planning, tapi planning selalu ada dan muncul seketika. Planning ku ini jalan-jalan ke Snowbay, entah ga tau kenapa lokasi itu menjadi incaran the Rempongers. Berbincang-bincang saat makan di Blok S memunculkan ide untuk pergi wisata ke Snowbay. Perlu kamu ketahui, Snowbay merupakan wisata bermain air semacam Waterboom yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sehari sebelum rencana itu diluncurkan, Selasa (16/2/2010), aku dan eko mau pergi ke seberang kampus tepatnya ke Gedung Bidakara buat setor uang di bank BCA dan bank Mandiri. Sekilas di perjalanan, kami melihat sejenak plang besar dimana kami menangkap isi dari plang itu “Beli Buavita dapet tiket Snowbay”. Sontak kita penasaran, karena kita bakalan pergi ke Snowbay esok harinya, kan kalau ada yang lebih murah, kenapa ga dicoba hehe.

Sesampai di kampus, kita mencoba mencari informasi akan kebenaran plang di jalan yang kita lihat tadi selama di perjalanan. Mencari-cari di mbah Google akhirnya ketemu juga. Ternyata terdapat promo dari Buavita dan Snowbay, dimana setiap pembelian 3 buah Buavita 1 liter bisa mendapatkan 1 gratis tiket masuk Snowbay. Berpikir sejenak, dan keluarlah ide gila kita dengan promo itu. “Gimana klo kita beli Buavita aja Ko?”, ku tanyakan ke Eko akan promo itu. Akhirnya terealisasi, sepulang dari kampus, kita berdua menuju ke Giant untuk membeli Buavita. Kita rencananya pergi berlima dimana ada Silondae, Eko, Ayu, Rangga dan aku. Biasa lah group seperti ke Ancol saat itu, dimana group ini pula yang terserang cacar semua kecuali Silondae saat liburan kemarin. Setelah diitung2 kita harus membeli 15 Buavita agar mendapatkan 5 tiket ke Snowbay. Kita konfirmasi ke teman2 untuk persetujuannya, tetapi Ayu ingin membeli Buavita sendiri. Jadi kita hanya membeli 12 Buavita untuk 4 Tiket, serasa kita mau jualan Buavita saat di kasir Giant saat itu. Pulang dengan tertawa geli melihat Buavita yang akan diapakan nantinya, “Gilee minum 12 liter Buavita, bisa-bisa kita bisa mencret”, dengan tertawa aku lontarkan kata-kata itu. Ide gila muncul lagi dari Eko, “Gimana kalau kita jual saja Buavitanya, kan lumayan bisa buat beli Buavita lagi besok dan dapet satu tiket lagi untuk Ayu”. Sungguh otak-otak businessman banget dah hehe.

more…

Edu Fair 2010, UPM bertabur makanan dan kasih sayang

Pameran pendidikan sudah hampir tiap tahun diadakan di Jakarta, biasanya tempat yang menjadi lokasi adalah Istora Senayan dan Jakarta Hall Convention Center (JHCC). Begitu pula tahun 2010 ini, tempat itu kembali menjadi lokasi pameran yang bisa mendatangkan keramaian. Universitas Paramadina sebagai instansi pendidikan juga berperan dalam kedua edu-fair itu karena melalui pameran ini kita bisa mempromosikan kuliah di Paramadina. Memang media inilah yang sangat ampuh untuk memperkenalkan Universitas Paramadina.

Edu Fair di Istora Senayan – penuh dengan makanan

9 Februari 2010, Edu Fair  di Istora Senayan resmi dibuka entah oleh siapa aku juga tidak tahu hehe. Aku ditugasi untuk menjaga stand bukan hari awal, melainkan di hari rabu shift pagi. Datang bersama team menuju tempat pameran, semua peserta pameran sedang mempersiapkan pamerannya. Begitu pula dengan kita, tak kalah dengan yang lain, kita pun ikut merempongkan diri dengan menata berbagai hal yang diperlukan. Brosur, menata meja, mempersiapkan tampilan itulah persiapan yang kita lakukan dan yang paling penting adalah konsumsi wkwkw. Menjaga stand serasa piknik, begitu banyak makanan yang disediain oleh kampus. Jadi dipandang oleh kampus lain, serasa kita piknik, makan, makan, dan makan.

Setiap ada rombongan masuk dari sekolah-sekolah, saatnya kita mulai beraksi. “Silahkan de brosurnya, kita dari Universitas Paramadina, minat jurusan apa nih?”, hampir pertanyaan itu menjadi pembuka salam untuk siswa-siswi yang melewati stand kami. Sampai nanti di JHCC pun kata-kata itu selalu dipakai, itung-itung meningkatkan communication skill hehe. Istirahat kembali dan makan snack, itulah hal terpenting. Apalagi ada nyonya yang selalu menghibur (mba Liz), dia merupakan staff humas Paramadina yang gokil. Canda tawa selalu mengiringi penjagaan stand kita di Istora. Hingga siang, perut kita sudah keroncongan, “Mau pada beli mpek-mpek ga?”, Mba Liz menawarkan untuk jajan sembari menunggu makan siang datang. Akhirnya kita beli mpek-mpek, hmm yummy banged. Mungkin karena kita lapar kali ya. Waktu itu teman-teman satu shift bareng aku ada yessy, fajar, arya, findri dan datang lagi Rambo anak desain. Wuiiih rame deh klo ada mereka. Hingga akhirnya datang juga deh makanan. Aku makan di mobil sambil pulang ke kampus lagi,, tetapi sebelum pulang kita mampir sebentar di JHCC untuk melihat progress pembuatan stand untuk pameran hari esok. Pameran di Istora Senayan setahuku selesai hari Jumat, 12 Februari 2010.

more…

Ibuku, Sang Motivator dalam Hidupku…

Tulisan ini sebenarnya tulisan lama tapi aku publish saat valentine day 2010 dan didedikasikan untuk mamake…”


Ketika sebuah ucapan untuk seorang ibu harus disampaikan, aku hanya bisa mengucapkan “terima kasih ibu, terima kasih ibu, dan terima kasih ibu”. Terima kasihku tak pernah putus kepada ibu. Rasa syukur kepada Allah yang tak terhingga karena aku terlahir dari rahim ibu yang memiliki hati seperti emas.

Ibuku pernah bercerita kepadaku tentang aku yang dulu yang masih kecil dan cerita itu selalu membuatku terharu betapa kasih sayang ibu kepada anaknya yang tak pernah putus. Saat aku masih kecil, aku tidak sekuat sekarang, karena tiga bulan setelah lahir, aku terkena hernia, yaitu terjadinya gangguan di saluran kencing yang tersumbat. Mungkin aku tidak sadar saai itu, karena usiaku masih 3 bulan. Ibuku dengan sabar merawat, mengantarku ke dokter, bahkan ibu merelakan waktu istirahat untuk tidak tidur hanya demi aku yang saat itu masih polos tidak tahu apa-apa, Aku menangis ter-infus dan disuntik mungkin sehari bisa tiga kali. Ibuku bisa menenangkanku hingga aku tertidur pulas menghilangkan rasa sakit akibat suntikan. Aku menangis ketika rasa sakit itu muncul, dan tetesan air mata seorang ibu itu pun keluar dengan sendirinya seiring dengan kontak batin yang begitu kuat antara aku dan ibu. Jika aku sadar saat itu, aku ingin menghapus air mata ibu, ingin menyuruh ibu untuk istirahat, dan tidak ingin ibu merasa capek hanya karena aku. Begitulah yang aku lontarkan ketika ibu bercerita, ibuku sontak langsung menjawab, “Itu tidak mungkin, Ibu pasti menolak permintaan kamu karena seorang ibu tidak mau jauh dari anaknya apalagi dia sedang sakit, hanya ibu yang bodoh yang melakukan hal itu”. Aku langsung memeluk Ibu, “terima kasih ibu”, harta yang paling berharga untuk aku adalah Ibu.

more…

Ku ukir kembali kisah klasik untuk masa depan

“Coretan pena ini merupakan flash back  dari masa putih abu-abu hingga saat ini…”

Dulu aku pikir semua ini hanyalah mimpi yang tak mungkin bisa kuwujudkan. Aku hanya bisa berangan-angan akan indahnya masa-masa yang kujalani saat ini, masa dimana aku merasakan indahnya kuliah dan menemukan banyak hal baru yang bisa menjadi warna-warni ukiran kisah klasik dalam hidupku yang tak pernah terbesit dalam pikiranku sebelumnya. “Putih abu-abu” – selama tiga tahun aku hanya bisa terdiam termenung dan berfikir itulah akhir dari kisah klasik indahnya bangku pendidikan. Kisah yang tak pernah aku lupakan di saat putih abu-abu itu tak lepas dari tubuhku. Itu selalu terukir dalam memoriku yang akan selalu kubuka sebagai kisah klasik masa lalu untuk masa depanku nanti. Aku tidak mungkin bisa hidup tanpa masa lalu. Semuanya berkesinambungan seiring jalannya waktu, tetapi kisah klasik putih abu-abu akan selalu ku ingat, karena di masa itu aku berfikir itulah saat-sat akhir aku menempuh yang namanya pendidikan.

“TIDAK!!!, semua itu salah”, Allah selalu di sampingku, tak pernah sekali pun berpaling dariku. Apa yang aku lakukan semuanya seperti sudah tertata rapi bak buku di perpustakaan yg tertata dan akan selalu ada buku baru yang masuk. Sama seperti hidupku dimana akan selalu ada hal baru yang masuk mewarnainya. Aku menyadari aku dari kalangan orang yang kurang berada.  Aku tahu itu, tapi aku ingin sekali keluar dari kondisi itu dan membahagiaan orang tua ku yang sudah mengeluarkan cucuran keringat, kerja keras hanya demi aku. Aku selalu percaya doa orang tua itu selalu mengiringi semua apa yang aku lakukan. Sungguh aku bahagia dengan kondisiku saat itu sampai sekarang, dimana aku bisa merasakan kasih sayang yang tak terhingga dari orang tuaku yang mungkin tidak semua orang merasakan apa yang aku rasakan.

more…

Workshop P2WTC berjalan dengan lancar, yeee…

6-7 Februari, waktu dimana semua panitia terjun langsung ke acara yang kurang lebih sudah dipersiapkan 4 bulan sejak bulan Oktober 2009 lalu. Paramadina Personal Website Training and Competition (P2WTC), merupakan salah satu acara baru yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik informatika (HIMATI). Persiapan sudah kami lakukan dengan matang, berbagai masalah selalu muncul tetapi semua bisa teratasi dengan lancar. Hingga acara workshop dilaksanakan peserta yang mengikuti kompetisi ini sejumlah 54 siswa-siswi dari Sekolah Menengah Atas di Jabodetabek. “Not bad”, menurut Pak Wijayanto, Deputi Rektor Bidang Kerjasama, Pengembangan Bisnis dan Kemahasiswaan Universitas Paramadina. Beliau pun yang membuka acara workshop P2WTC itu dengan penuh kemeriahan. Kita semua panitia yang mengenakan pakaian batik saat itu turut meramaikan pembukaan workshop P2WTC. Selain panitia, datang juga beberapa dosen Universitas Paramadina.

Workshop ini resmi dibuka seiring sambutan Pak Wijayanto selesai, kita semua bertepuk tangan menandakan Workshop P2WTC dimulai. Setelah itu kita semua merasa bangga karena antusias peserta yang sangat tinggi terhadap kompetisi ini. Kerja keras yang tak sia-sia untuk acara ini. Workshop dimulai tanggal 6 Februari 2010 pukul 10.00 hingga 14.00 dan terdapat jeda bagi peserta untuk istirahat. Materi pertama hari itu adalah Pengenalan Joomla dan Bagaimana menginstal Joomla, materi yang membuat peserta sangat interest. Thanks a lot buat Pak Kaeda selaku pembicara pada workshop P2WTC. Tanpa Pak Kaeda workshop ini jadi tidak berjalan. Kita merasa sukses di hari pertama itu, dan semua itu berkat kerja keras panitia yang sudah kompak sekali. Pertahankan ya teman-teman panitia…
more…

Aku lolos Paramadina Young Researcher

Setelah melalui berbagai proses seleksi, akhirnya Paramadina Young Researcher pun diumumkan. Flash back, terakhir seleksi adalah interview di depan lima tim panel. Jadi serasa di sidang skripsi hehe. Aku yang belum pernah menghadapi kondisi seperti ini sempat grogi abis. Presentasi ku alhamdulillah lancar dengan waktu yang singkat sekali. Sebenarnya inti dari presentasi bukanlah dari penyampain, akan tetapi setelah itu yaitu pertanyaan dan saran dari tim panel. Begitu banyak pertanyaan dan saran yang membangun dari Pak Totok, Bu Retno, Bu Ivonne, Bu Anita, dan Bu Iin selaku tim panel.

Judul proposal penelitian aku “Penggunaan Internet Secara Sehat di Kalangan Akademisi Universitas Paramadina”. Mungkin bagi setiap orang itu judul yang sangat umum, tapi bagi aku itu sebuah penelitian yang harus dilakukan di Universitas Paramadina hehe. Kita dapat memperoleh hasil yang valid tentang penggunaan internet secara sehat di Universitas Paramadina.

Berbagai masukan ku peroleh dari tim panel, terima kasih banyak tim panel. Aku yang masih pemula ini masih banyak belajar dari kalian yang sudah handal dan banyak makan asam garam dalam penelitian. Akhirnya selesai juga presentasi saat itu. Semangat ku untuk melakukan penelitian semakin membara, karena aku yakin aku pasti bisa dan harus bisa melakukan penelitian. Karena penelitian merupakan bagian dari resolusi ku di tahun 2010. Setelah presentasi itu, aku pulang ke Purwokerto dan mengalami cacar yang berkepanjangan itu. Sesaat sebelum aku balik lagi ke Jakarta, “Kling”, bunyi BB ku pertanda ada email masuk. Ternyata dari Ibu Rini, manager QuarK Paramadina, dan aku pun senang melihat email yang ternyata aku lolos penelitian ini. Aku harus menandatangani kontrak Jumat ini, semoga lancar amin. Bu Anita pun siap membimbingku dalam penelitian ku, “Ibu, help me hehe”. Aku percaya Bu Anita mampu membimbingku dengan baik karena aku kenal dengan Bu Anita, orangnya mengasyikkan.

more…

Liburan kelam akibat penyakit cacar yang melandaku

Sungguh liburan yang sangat pahit semester ini, setelah dua hari aku bersenang-senang dengan durian di kota Wonosobo semuanya berubah keadaan 360 derajad. Senin (25 Januari 2010), Kondisiku mulai panas dingin, aku tak pernah terbayangkan sebelumnya akan penyakit cacar. Meskipun dua minggu yang lalu, temen satu kostku terkena. Aku pun cuek dengan kondisi itu. Senin itu aku berencana melakukan presentasi ke sekolah-sekolah untuk melakukan promosi Paramadina yang menjadi salah satu kewajibanku sebagai duta Paramadina. Rasa kangenku dengan almamaterku terobati, tapi itu pun dengan kondisiku tidak enak badan. Aku hanya berfikir “Halaaah itu paling karena demam biasa”. Setelah presentasi usai, niatku yang ingin melanjutkan jalan-jalan pupus sudah. Aku menuju pulang dengan angkot hijau secepatnya, karena badanku sudah tidak bisa ditolerir. Aku terkulai lemas di rumah.

Satu bintik berisi air tumbuh di dadaku, aku pikir itu hanya gatal kecil akibat keringat saja. Tapi akibat hal kecil itu, malam harinya aku terserang demam sangat tinggi. Rasanya selimut tiga tidak cukup untuk menutupi tubuhku yang sebesar ini. Huuuft sungguh malang nasibku malam itu, serasa di kutub utara hehe. Keesokanharinya bintik itu muncul lagi di tangan. Tersirat di pikiranku akan adanya cacar, tapi itu cuman sekedar negatif thingking saja. Aku mencoba untuk tenang pagi itu. Tapi kondisiku yang panas dingin ga jelas itu memaksaku harus pergi ke dokter. Sorenya aku diantar oleh bapake dengan si apel ke dokter yang tak jauh dari kediamanku. “Pretepetepetepet…”, itu lah bunyi si apel, vespa kesayangan bapake. Vespa itulah yang selalu menjemputku saat masa-masa putih abu-abu.

“Saudara Wirawan, sepertinya kamu terkena cacar”, kata dokter. Sontak aku lemas mendengar dokter memvonisku cacar. “huuuuh perasaanku tentang negatif thingking itu ternyata benar”, gumamku dalam hati. Yasudahlah setiap sakit pasti ada obatnya. Dokter menyarankan kepadaku banyak hal, mungkin bisa membantu kamu yang terkena cacar :

  1. Harus mandi agar badan tetap bersih, jauh dari kotoran. Selain itu menghindari cairan yang keluar menular ke kulit yang lain. Kalau bisa mandi dengan sabun antiseptik seperti dettol dan lainnya,
  2. Makan telor dan susu sebagai sumber protein, karena badan kita akan lemas dan panas dingin seperti demam selama awal cacar. Selain itu susu dan telor bisa membantu mengeluarkan cacar semuanya. Karena akan berkaibat bahaya apabila cacar keluar di dalam tubuh yang mengakibatkan penyakit tipes. more…
dosen yang kreatif dengan suara emasnya
Metode pembelajaran saat ini sangat bervariatif tetapi ada juga yang monoton dengan sistem tradisional yang lama. Bagi institusi pendidikan ini sangat mempengaruhi tingkat kualitas dari pendidikan itu maupun kluaran yang dihasilkan. Tahu sendiri saat ini kualitas pendidikan di Indonesia semakin berkembang dari hari ke hari. Aku pun merasakan perkembangan itu saat ini, sebagai mahasiswa yang mengambil jurusan IT di Universitas Paramadina. Mungkin dulu saat aku masih duduk di bangku SD, SMP atau SMA semua sama saja, aku hanya diam duduk di bangku dan guru menjelaskan di depan kelas. Tapi saat ini semua itu berubah, meskipun masih ada dosen yang menggunakan sistem tradisional, tapi aku merasakan adanya kemajuan pembelajaran dari beberapa dosen di tempat aku kuliah.
Ini mungkin pengalaman aku dan aku berharap ini akan terus dilakukan. Aku mempunyai seorang dosen, dimana sungguh kreatif pemikirannya dalam memberikan materi setiap kuliah. Meskipun dia pendiam, tapi caranya ini yang membuatku dia jadi tidak pendiam. Materi akan lebih kena dengan menggunakan metode ini dalam penyampaiannya. Metode dosenku selalu menggunakan video tutorial yang menggunakan suaranya sendiri. Hal ini sangat lucu dan membuat ketertarikan sendiri bagi para mahasiswanya. Dia tidak ingin menggunakan hasil karya orang lain, melainkan selalu menggunakan hasil karyanya sendiri. Hal ini yang menjadikan aku bangga mempunyai dosen seperti itu. inilah yang perlu ditiru dari sistem pembelajaran. Dimana dosen pun harus kreatif menggunakan materi yang mereka miliki jangan sampai menggunakan hak cipta orang lain. Selain kepuasaan bagi mahasiswa, dosen pun akan merasa puas dengan apa yang dia lakukan.
more…